Soal:
Ada dua orang anak kembar yang memiliki perkembangan yang
berbeda, perbedaannya adalah si A pandai, lancar berbicara. Sedangkan si B
celat dan gagap. Namun, si A memiliki tubuh yang kecil tetapi sifatnya
periang,si B tubuhnya gemuk,besar tetapi sifatnya pendiam dan emosinya labil.
Jelaskan kemungkinan kemungkinan apa yang terjadi yang menyebabkan si A dan si
B berbeda perkembangannya dan jelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi adanya
perbedaan tersebut
Jawab:
Adapun
kemungkinan-kemungkinan yang terjadi yang menyebabkan si A berbeda dengan si B
dengan umur sama-sama tahapan pubertas yakni 14 tahun adalah sebagai berikut:
Si A dan B mengalami hambatan dalam perkembangan fisik dan
sosialnya,yang berdampak terhadap kondisi fisiknya, hambatan itu berupa
pemberiaan gizi makanan yang kurang cukup dalam masa pertumbuhannya,sehingga badannya
kecil,namun begitu aspek hereditas juga sangat berpengaruh terhadap
perkembangannya,kemungkinan orang tua si A adalah orang yang berbadan
kecil(cebol), sementara kenapa ia periang ini bisa di analisis dengan
perkembangan sosialnya,si A berkemungkinan tinggal dilingkungan yang banyak
teman bermainnya,ramah,berani dan suka tersenyum,tentu faktor ini akan sangat
berperanguh terhadap perkembangannya. Sementara si B,fisiknya sejak lahir
sampai masa pubertas di berikan asumsi gizi yang cukup dan seimbang sehingga
bentuk tubuhnya pun menjadi seimbang, berkemungkinan juga si B tinggal bersama
orangtua yang mumpuni,super sibuk,jarang memberikan perhatian terhadap anaknya
dan hidup dalam lingkungan sosial yang tidak ada komunikasi, tidak begitu
ramah,ini akan mempengaruhi kecakapan ia dalam berbahasa. Kasus diatas dapat
saya analogikan seperti halnya Anak yang tinggal di daerah kumuh emperan
jakarta dengan anak yang tinggal di daerah perumahan dengan kondisi rumah
tangga yang kurang harmonis
Sementara
faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan yang mempengaruhi adalah:
1. Faktor internal berupa faktor hereditas(faktor fisiologis dan
biologis),motivasi, bakat dan minat
Orang tua yang mempunyai kondisi
fisik menyerupai anaknya juga berperan dalam perkembangan kedua anak tersebut.
Begitu juga bakat, minat,dan motivasi belajar yang tertanam di diri kedua anak
tersebut, si A semangatnya begitu stabil sehingga ia memiliki kemampuan untuk
mengembangkan potensialnya, sementara si B tergolong malas, dan tidak berani,
mungkin disebab kan kurangnya percaya diri yang muncul dari kondisi fisiknya
2. Faktor ekternal seperti: faktor biologis,
physis,cultural,dan edukatif.
a. Faktor
Biologis
Bisa diartikan, biologis dalam kasus diatas adalah
faktor yang berkaitan dengan keperluan primer seorang anak tersebut, apakah
orang tuanya memberikan asumsi gizi yang cukup pada kedua anak tersebut
b. Faktor Physis
Maksudnya adalah pengaruh yang datang dari
lingkungan geografis, seperti iklim keadaan alam, tingkat kesuburan tanah,
jalur komunikasi dengan daerah lain, dsb.
Semua ini jelas membawa dampak masing – masing terhadap perkembangan anak – anak yang lahir dan dibesarkan disana. Bersosialisasi memerlukan kematangan fisik dan psikis. Untuk mampu mempertimbangan dalam proses sosial, memberi dan menerima pendapat orang lain, memerlukan kematangan intelektual dan emosional.anak diatas tentu berbeda dalam faktor ini
Semua ini jelas membawa dampak masing – masing terhadap perkembangan anak – anak yang lahir dan dibesarkan disana. Bersosialisasi memerlukan kematangan fisik dan psikis. Untuk mampu mempertimbangan dalam proses sosial, memberi dan menerima pendapat orang lain, memerlukan kematangan intelektual dan emosional.anak diatas tentu berbeda dalam faktor ini
c. Faktor
Cultural
Di Indonesia ini, jika dihitung ada berpuluh bahkan
beratus kelompok masyarakat yang masing – masing mempunyai kultur, budaya, adat
istiadat, dan tradisi tersendiri, dan hal ini jelas berpengaruh terhadap
perkembangan anak – anak tersebut
d. Faktor
Edukatif
Pendidikan merupakan proses sosialisasi anak yang
mempunyai pengaruh terhadap perkembangan anak manusia terarah. Hakikat
pendidikan sebagai proses pengoperasian ilmu yang normatif, yang memberikan
warna kehidupan sosial anak di dalam masyarakat dan kehidupan mereka di masa
yang akan datang. Pendidikan dalam arti luas harus diartikan bahwa perkembangan
anak dipengaruhi oleh kehidupan keluarga, masyarakat, dan kelembagaan.
Kemungkinan si B dari awal diberikan edukatif yang kurang perhatian sehingga
ini mempengaruhi linguistiknya